18 September 2025
Rektor IAIDU Asahan 2025-2029 Resmi Dilantik, Tekankan Transformasi Akademik dan Internasionalisasi Institusi
Kisaran, 17 September 2025 – Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan memulai babak baru kepemimpinan dengan pelantikan resmi Rektor untuk masa bakti 2025-2029. Dalam Rapat Senat Terbuka yang dilaksanakan di Aula IAIDU Asahan, Rabu (17/9/2025), Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H. kembali dilantik sebagai Rektor. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini menandai momentum penting bagi penguatan mutu dan daya saing kampus.
Acara dimulai dengan persembahan tarian dari UKM Tari Mawardhani, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh mahasiswa Mutia Amanda Khairani Sitorus, serta nyanyian Lagu Indonesia Raya dan Mars IAIDU Asahan yang dipandu oleh Riski Aulia Sitorus, S.Pd. Rapat Senat Terbuka dipimpin oleh Ketua Senat Akademik IAIDU Asahan, Dr. Saiful Ahyar, S.Ag., M.A., yang didampingi oleh Sekretaris Senat Akademik, Dr. Sutrisno, S.Ag., M.Pd.I., serta seluruh anggota Senat Akademik, termasuk para Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan Fakultas, Kepala BPM, Kepala BP2M, dan Kepala Biro Rektor.
Pelantikan Rektor dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan Pesantren Modern Daar Al Uluum Asahan, Buya Drs. H. A. Muin Isma Nasution, disaksikan oleh Sekretaris Umum Yayasan, Buya Drs. M. Sya’ban Nasution, M.A., serta Direktur Pesantren Modern Daar Al Uluum Asahan, Buya Drs. Hubban Rangkuti, M.Si.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Yayasan Pesantren Modern Daar Al Uluum Asahan, Pemerintah Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kemenag Asahan, Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Asahan, serta pimpinan perguruan tinggi mitra dan instansi/lembaga mitra. Hadir pula pimpinan fakultas dan lembaga penunjang akademik, para dosen, tenaga kependidikan, serta pengurus organisasi kemahasiswaan IAIDU Asahan.
Dalam pidato perdananya, Rektor IAIDU Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, menegaskan komitmennya untuk memperkuat dan melanjutkan program unggulan IAIDU Asahan. Ia menekankan pentingnya peningkatan mutu akademik, riset, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta penguatan jejaring IAIDU Asahan, baik di tingkat nasional maupun internasional. “IAIDU Asahan harus menjadi pusat pengembangan pendidikan yang unggul dalam keilmuan Islam yang integratif, berakhlak karimah, dan berkepribadian Islami. Kami juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya dengan tegas di hadapan hadirin.
Bupati Asahan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan IAIDU Asahan untuk memperkuat pendidikan berbasis nilai keagamaan demi mewujudkan Asahan yang religius dan sejahtera. Ia juga menekankan pentingnya transformasi birokrasi dan kelembagaan kampus agar lebih berdaya saing global.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pesantren Modern Daar Al Uluum Asahan, Buya H. Armyn Simatupang, S.H., menegaskan pentingnya keberlanjutan program unggulan IAIDU Asahan, peningkatan kapasitas mahasiswa dan dosen, serta peran strategis perguruan tinggi ini dalam pembangunan keagamaan dan pembentukan karakter Islami masyarakat.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan posisi IAIDU Asahan sebagai institusi pendidikan Islam terkemuka di Sumatera Utara. Dukungan penuh dari yayasan, pemerintah daerah, sivitas akademika, mahasiswa, instansi dan lembaga mitra, serta masyarakat luas diharapkan dapat membawa IAIDU Asahan menuju pencapaian-pencapaian besar dalam empat tahun mendatang. Peningkatan kualitas akademik, riset, dan kontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa menjadi target utama yang diharapkan tercapai dengan sinergi semua pihak.
12 September 2025
Rektor IAIDU Asahan Sampaikan Visi-Misi Masa Bakti 2025–2029: Menuju Kampus Unggul Berbasis Nilai Keislaman
Asahan, 11 September 2025 — Dalam suasana penuh semangat akademik dan kebangsaan, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menggelar acara penyampaian visi dan misi Rektor masa bakti 2025–2029, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H. Acara ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan arah pembangunan kampus yang lebih progresif, inklusif, dan berdaya saing.
Dalam Penyampaiannya, Rektor menyampaikan visi dan misi nya, yaitu.
Visi.
Terwujudnya IAIDU Asahan sebagai Perguruan Tinggi Islam yang unggul
dalam keilmuan Islam yang interaktif, adaptif, dan integratif,
melahirkan insan berakhlakul karimah, berkepribadian Islami,
serta memiliki daya saing global pada tahun 2030. "
Misi
1. Menyelenggarakan Tridharma secara interaktif, adaptif, dan integratif berbasis keilmuan Islam terkini.
2. Membangun jejaring kemitraan strategis di tingkat lokal, nasional, dan internasional demi memperkuat kontribusi terhadap peradaban Islam dan masyarakat dunia
3. Mengelola kelembagaan secara profesional dengan prinsip Good University Governance yang Islami, transparan, akuntabel, dan berdaya saing global
4. Membina SDM unggul yang berakhlakul karimah, berkepribadian Islami, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta tantangan global.
IAIDU Asahan akan terus bertransformasi menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul, berkarakter, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Rektor juga menegaskan komitmen IAIDU untuk mendukung pembangunan daerah melalui program-program unggulan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, pembinaan Imtaq di desa, serta keterlibatan aktif dalam riset dan kegiatan sosial keagamaan.
“IAIDU bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuhnya pemimpin masa depan yang berintegritas dan cinta tanah air,” tutup beliau, disambut tepuk tangan hangat dari seluruh civitas akademika.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta UKM IAIDU ASAHAN di bawah kepemimpinan Rektor Nilasari Siagian.
10 September 2025
IAIDU ASAHAN Termasuk salah satu Perguruan Tinggi Indonesia yang Menjalin Kerja Sama Strategis dengan KBRI Kuala Lumpur
Kuala Lumpur, Malaysia — 9 September 2025
Sebanyak sejumlah perguruan tinggi Indonesia resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Rajah Brooke Ballroom, Kuala Lumpur, Malaysia. Acara ini dihadiri langsung oleh Duta Besar RI untuk Malaysia, Dato’ Indera Hermono, serta perwakilan dari berbagai institusi pendidikan tinggi tanah air.
Penandatanganan ini menandai komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat lintas negara. Dalam sambutannya, Dubes Hermono menegaskan bahwa pendidikan merupakan jembatan utama antarbangsa, dan kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan program nyata seperti pertukaran pelajar, mobilitas dosen, serta riset kolaboratif yang berdampak langsung bagi kedua negara.
Salah satu fokus utama kerja sama adalah mendukung keberlanjutan program pengajaran di 76 Sanggar Belajar yang tersebar di Semenanjung Malaysia, tempat sekitar 2.400 anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendapatkan pendidikan. Keterlibatan mahasiswa Indonesia melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional menjadi solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan tenaga pengajar.
Dengan semangat sinergi dan inovasi, kerja sama ini membuka peluang luas bagi perguruan tinggi Indonesia untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat diplomasi budaya, dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
7 September 2025
PERKUAT BUDAYA MUTU DI ERA DIGITAL, IAIDU ASAHAN KUKUHKAN KOMITMEN DOSEN LEWAT KONTRAK KINERJA & PELATIHAN SISTER–SINTA
Kisaran, 6 September 2025 – Menjawab tantangan mutu pendidikan tinggi di era digital, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menggelar penandatanganan kontrak kinerja dosen sekaligus pelatihan pengelolaan akun akademik berbasis SISTER Dikti, Google Scholar, dan SINTA. Acara yang berlangsung Sabtu (6/9/2025) di Ruang Rapat Rektorat IAIDU Asahan ini diikuti oleh seluruh unsur pimpinan institut, fakultas, dan program studi, serta seluruh dosen homebase IAIDU Asahan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Saiful Ahyar, S.Ag., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak mungkin dicapai tanpa komitmen penuh dosen dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi. Ia menekankan pentingnya integritas, progresivitas, dan kemampuan adaptasi di tengah percepatan teknologi.
“Kampus membutuhkan dosen yang progresif, aktif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tuntutan mutu. Dosen yang tidak aktif dalam tridharma perguruan tinggi jelas tidak bisa dipertahankan,” ujar Dr. Saiful dengan tegas.
Senada dengan itu, Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., menegaskan bahwa dosen merupakan tombak utama dalam automasi akreditasi. Menurutnya, kualitas akreditasi tidak hanya bertumpu pada dokumen administratif, melainkan pada rekam jejak akademik dan publikasi digital dosen yang terukur secara nasional maupun internasional.
“Keberhasilan akreditasi tidak hanya ditentukan oleh dokumen institusi, tetapi juga oleh kontribusi dan kinerja dosen yang tercermin dalam data digital. Karena itu, dosen harus aktif memperbarui akun Google Scholar, SINTA, dan SISTER,” tegas Rektor.
Selain kontrak kinerja, kegiatan ini juga menghadirkan sesi Pelatihan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE) yang disampaikan oleh Eko Priadi, S.H.I., S.H., M.H., CIIQA., Kepala Badan Penjaminan Mutu IAIDU Asahan. Selanjutnya, Eka Lestari, M.Pd., memandu pelatihan teknis pengelolaan akun akademik dosen melalui SISTER Dikti, Google Scholar, dan SINTA, yang kini menjadi instrumen vital dalam pemantauan kinerja dosen secara nasional.
Antusiasme dosen peserta pelatihan tampak jelas. Salah seorang dosen, Dr. Kenny Agusto Arie Wibowo, M.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberi kesadaran baru tentang pentingnya jejak digital akademik.
“Pelatihan ini menambah wawasan kami bahwa publikasi dan pelaporan data akademik secara digital melalui SISTER Dikti dan SINTA bukan sekadar formalitas, tetapi instrumen utama dalam membangun reputasi akademik kampus. Kami merasa lebih siap menghadapi tuntutan akreditasi yang semakin ketat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, IAIDU Asahan meneguhkan posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang adaptif terhadap transformasi digital. Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., menutup dengan optimisme, bahwa budaya mutu yang kuat dan dosen yang berdaya saing akan membawa IAIDU Asahan naik kelas di kancah nasional dan global.
“IAIDU Asahan berkomitmen melahirkan dosen-dosen yang adaptif, inovatif, dan berintegritas. Dengan itu, kualitas tridharma akan semakin kokoh, dan kampus ini siap memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan umat,” pungkasnya.
1 September 2025
Rektor IAIDU Asahan Kunjungi Lokasi KKN Mahasiswa: Dorong Pengabdian Nyata di Tengah Masyarakat
Asahan, 30 Agustus 2025 — Rektor Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., melakukan kunjungan langsung ke sejumlah lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa yang tersebar di wilayah Kabupaten Asahan. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral, memantau pelaksanaan program kerja, serta memperkuat sinergi antara kampus dan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor disambut hangat oleh para mahasiswa peserta KKN, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Beliau menyempatkan diri berdialog dengan warga, meninjau kegiatan pengabdian yang telah berjalan, serta memberikan arahan strategis kepada mahasiswa agar program KKN benar-benar memberi dampak positif dan berkelanjutan.
Program KKN IAIDU Asahan tahun ini mengusung tema “Bersama Kita Raih, Berkah dan Bahagia”, dengan fokus pada edukasi keagamaan, pelatihan keterampilan, dan peningkatan kapasitas kelembagaan desa.
Kunjungan Rektor ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat yang menilai kehadiran pimpinan kampus sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kualitas pendidikan dan pengabdian sosial.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari pimpinan IAIDU, diharapkan program KKN tahun ini mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat yang berkeadaban.
30 Agustus 2025
Perkuat Kiprah Global, IAIDU Asahan Antarkan 17 Mahasiswa KKN Internasional ke Delapan Sanggar Bimbingan di Malaysia
Kuala Lumpur, Kompas — Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan kembali menegaskan kiprah globalnya melalui program Kuliah Kerja Nyata Internasional (KKN-I). Pada Senin (25/8/2025), sebanyak 17 mahasiswa Angkatan II resmi dilepas dan diserahkan ke delapan Sanggar Bimbingan di bawah naungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia.
Ke-17 mahasiswa tersebut akan mengabdi selama satu bulan di pusat-pusat pendidikan komunitas Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah Malaysia. Lokasi penempatan meliputi ICC Al-Anshar Bahau dan ICC Negeri Sembilan di Seremban, Negeri Sembilan; ICC Muar di Johor Bahru; ICC Ladang Kosma dan ICC Pahang di Kuantan, Pahang; serta tiga sanggar belajar di Penang, yakni Sanggar Belajar Permai, Sanggar Belajar AMI, dan Sanggar Belajar AMI Al-Rahmah. Skema ini dirancang untuk memberikan pengalaman lapangan yang beragam, sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan di tengah diaspora Indonesia.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dengan kehadiran Rektor IAIDU Asahan, Dr. Hj. Nilasari Siagian, SH, S.Pd.I., M.H., jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen pembimbing lapangan, para pengelola sanggar bimbingan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN-I.
Dalam sambutannya, Rektor IAIDU Asahan menegaskan bahwa program ini bukan sekadar praktik pengabdian masyarakat, melainkan juga strategi internasionalisasi kampus.
“Kami bangga melepas 17 mahasiswa pilihan untuk mengabdi di tengah komunitas Indonesia di Malaysia. Ini bukan hanya praktik lapangan, tetapi juga bentuk nyata kontribusi IAIDU Asahan dalam memperkuat jejaring pendidikan, dakwah, dan kebudayaan Indonesia di luar negeri,” ujar Nilasari.
Mahasiswa yang berangkat berasal dari berbagai program studi, yakni Prodi Pendidikan Agama Islam (4 orang), Manajemen Pendidikan Islam (3 orang), Hukum Keluarga Islam (4 orang), Hukum Ekonomi Syariah (4 orang), dan Komunikasi Penyiaran Islam (2 orang). Selama penugasan, mereka akan berfokus pada pendidikan agama Islam, peningkatan literasi masyarakat, pemberdayaan sosial, serta penguatan karakter kebangsaan di kalangan komunitas migran Indonesia.
Sejumlah pejabat IAIDU turut hadir, antara lain Dekan Fakultas Tarbiyah Dr. H. Zainal Abidin, S.Ag., M.M.; Dekan Fakultas Syariah Dr. H. Syahrul, S.H.I., M.A.; Kepala BP2M Dr. Surono ZR, MMLS.; Kepala BPM Eko Priadi, S.H.I., S.H., M.H.; Ketua Prodi PAI Dr. Kenny Agusto Arie Wibowo, M.Pd.; Ketua Prodi PIAUD Syahrizal, S.Psi., M.Psi.; Ketua Prodi HES Adnan Buyung Nasution, M.H.I.; Sekretaris BP2M Andri Nurwandri, S.Sy., M.Ag.; serta Dosen Pembimbing Lapangan Fakultas Dakwah Ilham, S.Sos., M.Sos.
Kerja sama IAIDU Asahan dengan Sanggar Bimbingan KBRI Kuala Lumpur dinilai sebagai wadah strategis untuk melatih mahasiswa menghadapi tantangan global. Selain memperkuat kapasitas akademik, program ini juga membekali mereka dengan keterampilan sosial, sensitivitas lintas budaya, dan pengalaman internasional yang relevan dengan era kompetisi global.
Dengan pelepasan resmi ini, IAIDU Asahan menegaskan komitmennya mencetak sarjana Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan pendidikan dan kebudayaan di Asia Tenggara.