6 November 2025
IAIDU Asahan Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam Upaya Penertiban dan Penguatan Perlindungan Tenaga Kerja
Kisaran — Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menjalin hubungan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka penertiban dan optimalisasi kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan IAIDU Asahan. Kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan perlindungan kerja yang menyeluruh, kondusif, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pertemuan koordinasi antara IAIDU Asahan dan BPJS Ketenagakerjaan dilaksanakan di Sekitar Wilayah Kota Kisaran, dengan agenda utama membahas mekanisme pelaksanaan, pemadanan data, serta penguatan tata kelola administratif terkait jaminan sosial bagi civitas akademika. Melalui kerjasama ini, IAIDU Asahan menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh pegawai memperoleh perlindungan yang layak, baik dalam aspek Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), maupun program jaminan lainnya.
Kabid Keuangan IAIDU Asahan menyampaikan bahwa penertiban BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya bentuk kepatuhan institusi terhadap regulasi, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan rasa aman bagi tenaga kerja.
“Dengan terlaksananya program ini, kami berharap seluruh tenaga pendidik dan kependidikan dapat bekerja dengan aman dan nyaman, karena telah mendapat perlindungan jaminan ketenagakerjaan sesuai aturan yang berlaku,” ujar beliau.
Sementara itu, pihak BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi langkah IAIDU Asahan yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab tinggi terhadap hak-hak ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan siap mendampingi IAIDU Asahan dalam proses implementasi dan monitoring untuk memastikan seluruh proses berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi model penerapan jaminan sosial ketenagakerjaan yang baik di lingkungan perguruan tinggi Islam, sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan yang profesional, berkelanjutan, dan humanis.
1 November 2025
Dukung Pencapaian SDGs, IAIDU Asahan Berpartisipasi dalam Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat di Universitas Brawijaya
Malang, 31 Oktober 2025 — Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berpartisipasi dalam Seminar Nasional “Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)” yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Brawijaya, Malang.
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (31/10/2025) ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Seminar diikuti oleh akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dengan tujuan memperkuat kontribusi dunia pendidikan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Salah satu peserta yang turut berkontribusi adalah Eko Priadi, S.H.I., S.H., M.H., Kepala Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) IAIDU Asahan. Dalam sesi seminar paralel, Eko memaparkan hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional yang dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan judul makalah “Pendidikan Karakter dan Penguatan Literasi dalam Membentuk Generasi Emas Indonesia.”
Dalam presentasinya, Eko menekankan pentingnya pendidikan karakter dan literasi bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai bagian dari upaya membentuk generasi unggul dan berdaya saing global. Ia menyebut, program ini sejalan dengan SDGs Tujuan ke-4, yakni pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di luar negeri.
“Melalui kegiatan pengabdian lintas negara ini, IAIDU Asahan berupaya menghadirkan pendidikan karakter dan literasi yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi anak-anak Indonesia di perantauan,” ujar Eko Priadi dalam pemaparannya.
Partisipasi IAIDU Asahan dalam seminar ini menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi Islam dalam mendukung agenda pembangunan global. Kegiatan PkM yang dilakukan di luar negeri juga memperlihatkan bahwa pengabdian masyarakat bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga tentang pemberdayaan lintas budaya dan penguatan hubungan sosial antara lembaga pendidikan dan masyarakat internasional.
Seminar Nasional ini tidak hanya menjadi ajang berbagi hasil riset dan praktik pengabdian, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mempercepat pencapaian SDGs di bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.
Kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan bagi karya pengabdian yang dinilai memiliki dampak sosial terbaik. Melalui partisipasinya, IAIDU Asahan menegaskan komitmennya sebagai agen perubahan (agent of change) yang konsisten mendorong terbentuknya generasi emas Indonesia — generasi yang berkarakter, literat, dan siap bersaing di kancah global.
29 Oktober 2025
Gelar Seminar Sumpah Pemuda: IAIDU Asahan Teguhkan Persatuan, Menangkal Disinformasi, dan Memperkokoh Identitas Bangsa di Era Disrupsi
Asahan, 28 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menggelar Webinar Nasional bertajuk “Rekontekstualisasi Sumpah Pemuda: Meneguhkan Persatuan, Menangkal Disinformasi, dan Memperkokoh Identitas Bangsa di Era Disrupsi.” Acara yang berlangsung daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung di YouTube IAIDU Asahan ini berhasil menarik perhatian ratusan peserta, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum.
Acara dibuka dengan penuh khidmat oleh Rektor IAIDU Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, SH, S.Pd.I., M.H., yang juga memberikan keynote speech. Dalam pidatonya, Rektor menekankan pentingnya rekontekstualisasi nilai-nilai Sumpah Pemuda agar tetap relevan di tengah dinamika globalisasi dan disrupsi digital. Beliau menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi ruang refleksi intelektual dan spiritual bagi generasi muda untuk meneguhkan peran strategis mereka sebagai agen perubahan, inovasi, dan perekat kebangsaan.
“Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi simbol historis, tetapi energi moral untuk memperkuat persatuan bangsa, melawan disinformasi, dan membangun identitas nasional yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujar Rektor dalam pidatonya.
Webinar ini menghadirkan tiga narasumber utama dari berbagai fakultas di lingkungan Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan yang menyajikan perspektif multidisipliner dalam memahami makna dan relevansi Sumpah Pemuda di era digital.
Sebagai narasumber pertama, Dekan Fakultas Tarbiyah, memaparkan sub-tema “Pendidikan Islam sebagai Pilar Karakter Bangsa di Era Disrupsi”. Ia menekankan pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan akhlak dan karakter sebagai kunci agar generasi muda mampu menjadi pelopor kemajuan, bukan sekadar pengikut arus teknologi.
Selanjutnya, Dr. H. Syahrul, S.H.I., M.A., Dekan Fakultas Syariah, mengulas sub-tema “Urgensi Keadilan Sosial dan Moralitas Islam dalam Meneguhkan Persatuan Bangsa”. Ia menekankan bahwa keadilan sosial dan moralitas Islam merupakan fondasi etika publik yang memperkuat persatuan bangsa dan mencegah polarisasi akibat arus informasi yang tidak terverifikasi.
Sementara itu, Dr. H. Lakum, S.Ag., M.Sos., Dekan Fakultas Dakwah, membahas sub-tema “Peran Dakwah dan Literasi Digital dalam Menangkal Disinformasi dan Mengokohkan Identitas Nasional”. Ia menekankan literasi digital berbasis dakwah sebagai instrumen penting untuk melawan hoaks, ujaran kebencian, dan ancaman disintegrasi sosial di ruang publik digital.
Ketiga narasumber berhasil menghadirkan diskusi ilmiah yang kaya perspektif, menggabungkan pendidikan, keadilan sosial, dan dakwah literatif sebagai pilar utama penguatan identitas bangsa di tengah gelombang disrupsi global.
Webinar dipandu secara profesional oleh Eko Priadi, S.H.I., S.H., M.H., Kepala BP2M IAIDU Asahan, sebagai moderator. Kegiatan berlangsung interaktif, diwarnai sesi tanya jawab kritis yang melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Partisipasi aktif juga melibatkan unsur pimpinan IAIDU, mulai Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, hingga Kepala Lembaga Penunjang Akademik. Antusiasme peserta menegaskan relevansi isu persatuan bangsa, literasi digital, dan identitas nasional bagi generasi muda.
Melalui webinar ini, IAIDU Asahan menegaskan komitmennya untuk membangun generasi muda yang kritis, adaptif, dan berintegritas, serta meneguhkan peran institusi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, nilai kebangsaan, dan literasi digital berbasis Islam yang moderat dan progresif.
26 Oktober 2025
Pembukaan Pembekalan PPL Fakultas Dakwah Prodi KPI IAIDU Asahan
Kisaran — Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan resmi menggelar Pembukaan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Dakwah, Dr. H. Lakum, S.Ag., M.Sos, pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertempat di Aula Fakultas Dakwah.
Turut hadir dalam kegiatan ini para civitas akademika Fakultas Dakwah, antara lain Wakil Dekan, Irwanto, M.Si, Kaprodi KPI, Uky Firmansyah Rahman Hakim, M.Sos, serta dosen tetap, Ilham, M.Sos.
Acara pembukaan dilanjutkan dengan materi pembekalan PPL yang disampaikan oleh dua narasumber. Materi pertama disampaikan oleh Irwanto, M.Si dengan tema “Keilmuan dan Kecerdasan dalam Menyesuaikan Waktu, Etika, dan Akhlak Mahasiswa di Lapangan”. Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Ilham, M.Sos, yang menitikberatkan pada “Pematangan Pembagian Kelompok, Teknis Penentuan Lokasi, dan Penyusunan Laporan PPL”.
Kedua sesi materi berlangsung interaktif dan dipandu langsung oleh MC Uky Firmansyah Rahman Hakim, M.Sos, selaku Kaprodi KPI.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Dakwah IAIDU Asahan berharap para mahasiswa mampu mempersiapkan diri dengan baik sebelum terjun ke lapangan, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam penerapan nilai-nilai etika dan akhlak Islami.
25 Oktober 2025
Pelatihan Penulisan Makalah: Tingkatkan Kemampuan Akademik Mahasiswa KPI IAIDU Asahan
Asahan, 23 Oktober 2025 – Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Daarul Uluum (IAIDU) Asahan kembali mengadakan kegiatan akademik yang inspiratif bertajuk “Pelatihan Penulisan Makalah”, yang berlangsung di Studio KPI pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), khususnya dari semester 1, 3, dan 5, yang diwajibkan untuk hadir.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Ilham, S.Kom.I., M.Sos., dosen tetap IAIDU Asahan yang dikenal aktif dalam dunia akademik dan kepenulisan ilmiah. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan pentingnya kemampuan menulis makalah sebagai salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki mahasiswa, terutama dalam menghadapi berbagai tugas akademik dan penelitian.
“Menulis makalah bukan sekadar memenuhi tugas kuliah, tetapi juga merupakan latihan berpikir kritis dan ilmiah. Mahasiswa perlu memahami struktur, bahasa, serta etika penulisan agar karya yang dihasilkan berkualitas,” ujar Ilham dalam paparannya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini berjalan interaktif. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, terutama saat pemateri memberikan contoh nyata serta tips praktis dalam menyusun makalah yang baik dan benar. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung mengenai kesulitan yang sering mereka alami dalam penulisan akademik.
Dekan Fakultas Dakwah IAIDU Asahan menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya fakultas untuk meningkatkan kualitas akademik dan karakter mahasiswa KPI sesuai dengan visi “KPI Berkarakter”.
“Kami ingin membentuk mahasiswa yang tidak hanya pandai berbicara dan berdakwah, tetapi juga mampu menulis secara ilmiah dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa KPI IAIDU Asahan semakin terampil dalam menulis makalah ilmiah, serta mampu mengembangkan potensi akademik dan profesionalisme mereka di dunia pendidikan dan dakwah.
22 Oktober 2025
IAIDU Asahan Ikuti Pelatihan Pelaporan PDDIKTI di LLDIKTI I
Medan, 21 Oktober 2025 — Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pelaporan data perguruan tinggi dengan mengirimkan perwakilannya dalam Seminar Nasional bertajuk "Best Practice Pelaporan PDDIKTI dan Indikator Kinerja Utama (IKU)". Acara yang digelar di Aula Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Medan ini berfokus pada praktik langsung penggunaan Neofeeder untuk penutupan periode semester genap 2024-2.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Badan Penjaminan Mutu IAIDU Asahan, Nikmah Lubis, S.I.Kom., M.A, dan Kepala Bidang Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) IAIDU Asahan, Muhammad Khozali Husen, S.Sy. Partisipasi aktif ini merupakan bagian dari upaya IAIDU Asahan untuk memastikan seluruh pelaporan data dilakukan secara akuntabel dan mutakhir.
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yang memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya pelaporan data yang akurat. Andry Huzain, Direktur Marketing SEVIMA, dalam sambutan hangatnya, menekankan pentingnya pelaporan data kampus yang dilaksanakan dengan penuh akuntabilitas dan responsibilitas. "Data yang akurat dan tepat waktu adalah kunci untuk membangun kredibilitas perguruan tinggi," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa data bukan sekadar tumpukan laporan, melainkan pondasi bagi pengambilan keputusan strategis kampus. "Dengan data yang valid, perguruan tinggi dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran demi kemajuan institusi," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Kopertais Wilayah V Aceh, Dr. Bustami Abubakar, M.Hum., membuka arahannya dengan pantun sarat makna yang menyinggung urgensi pelaporan PDDIKTI. Pantun tersebut disambut antusias oleh para peserta. Dari Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag., turut menyampaikan harapannya agar perguruan tinggi dapat melaporkan data PDDIKTI secara lebih akurat, terarah, dan minim kesalahan.
Sesi materi pertama menghadirkan Prof. Wahyudi Agustiono, Ph.D., yang memaparkan secara komprehensif bagaimana data PDDIKTI dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi kampus untuk meraih akreditasi unggul. "Pelaporan PDDIKTI yang baik mencerminkan tata kelola perguruan tinggi yang sehat, yang merupakan salah satu prasyarat utama untuk meraih predikat akreditasi unggul," jelasnya.
Pada sesi materi kedua, Chief Information Officer SEVIMA, Mahendri Winata, memberikan penekanan pada empat pilar dalam pelaporan PDDIKTI, yaitu lengkap, benar, tepat, dan mutakhir. Mahendri menjelaskan bahwa kelengkapan data, kebenaran informasi, ketepatan waktu pelaporan, dan kemutakhiran data adalah hal-hal esensial yang harus dipenuhi oleh setiap perguruan tinggi.
Partisipasi IAIDU Asahan dalam seminar ini tidak hanya memperkaya wawasan internal, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pelaporan data yang lebih baik di masa mendatang. Dengan implementasi praktik terbaik yang diperoleh, IAIDU Asahan optimis dapat terus meningkatkan kualitas data yang berdampak positif pada peningkatan mutu institusi secara keseluruhan.