• Email Address

    humas@iaidu-asahan.ac.id

Berita

31 Januari 2026

Kementerian Agama Gelar FGD Penguatan PTKIS di Medan, IAIDU ASAHAN salah satu perguruan tinggi yang Diundang, Fokus pada Mutu Akademik dan Tata Kelola

Medan — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) pada 30–31 Januari 2026 di Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat kualitas kelembagaan, akademik, dan tata kelola PTKIS di bawah koordinasi Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah IX Sumatera Utara. FGD tersebut menjadi bagian dari upaya strategis Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam secara berkelanjutan.

Hadirkan Pimpinan Pusat hingga PTKIS se-Sumatera Utara

Berdasarkan daftar undangan yang tercantum dalam Lampiran I, kegiatan ini melibatkan jajaran pimpinan dan pejabat strategis di lingkungan Kementerian Agama, antara lain Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, serta pimpinan dan pengelola KOPERTAIS Wilayah IX.

Selain itu, FGD juga diikuti oleh perwakilan dari 20 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Sumatera Utara, yang meliputi sekolah tinggi dan institut Islam dari berbagai kabupaten dan kota, seperti Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Asahan, Langkat, hingga Padang Lawas Utara. Keterlibatan PTKIS ini diharapkan dapat memperkaya diskusi dengan perspektif lapangan terkait tantangan dan kebutuhan aktual perguruan tinggi.

Bahas Kebijakan Strategis dan Isu Prioritas PTKIS

FGD dirancang dalam format diskusi mendalam yang membahas arah kebijakan dan isu-isu strategis PTKIS. Pada hari pertama, Jumat (30/1/2026), kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan Sesi I yang membahas arah kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dalam penguatan PTKIS. Sesi ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, antara lain Prof. Dr. Suyitno, M.Ag., Prof. Dr. Arskal Salim, M.Ag., dan Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.Ag.

Memasuki Sesi II, diskusi difokuskan pada pembahasan isu-isu strategis penguatan PTKIS yang meliputi:

 •pengembangan akademik,

 •peningkatan kualitas dan tata kelola ketenagaan,

 •penguatan sarana dan prasarana serta layanan kemahasiswaan,

 •penguatan kelembagaan dan kerja sama,
serta pengembangan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sesi ini menghadirkan para pejabat teknis Direktorat PTKI dan akademisi, di antaranya Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., Dr. A. Rafiq Zainul Mun’im, S.Th.I., M.Fil.I., M. Aziz Hakim, M.H., Papay Supriatna, M.Pd., Dr. Asro’i, dan Dr. Nur Kafid, M.Sc.

Diskusi kemudian dilanjutkan hingga malam hari dalam Sesi IV, yang secara khusus difokuskan pada perumusan policy brief sebagai rekomendasi kebijakan penguatan PTKIS. Seluruh peserta terlibat aktif dalam perumusan tersebut sebagai bentuk partisipasi kolektif.

Dorong Rekomendasi Kebijakan yang Implementatif

Pada hari kedua, Sabtu (31/1/2026), kegiatan dilanjutkan dengan sesi penutupan dan pembahasan tindak lanjut. Sesi ini dipandu oleh Kasubbag Tata Usaha Direktorat PTKI, dengan tujuan memastikan bahwa hasil FGD tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi dapat diimplementasikan dalam kebijakan dan program nyata di lingkungan PTKIS.

Melalui forum ini, Kementerian Agama berharap dapat menghimpun masukan komprehensif dari pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan yang responsif terhadap tantangan PTKIS, khususnya dalam menghadapi tuntutan peningkatan mutu, akreditasi, relevansi lulusan, dan daya saing institusi.

Ketentuan Peserta dan Dukungan Panitia

Dalam surat undangan resmi bernomor B-25/DJ.I/Dt.I.III/HM.01/01/2026 tertanggal 27 Januari 2026, panitia menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta, antara lain kewajiban membawa surat tugas dari instansi masing-masing. Panitia juga menanggung akomodasi hotel dan uang harian peserta, sementara biaya transportasi menjadi tanggung jawab instansi pengirim.

Peserta diwajibkan melakukan konfirmasi kehadiran maksimal satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan melalui tautan resmi yang disediakan panitia.

Perkuat Sinergi dan Mutu PTKIS

Pelaksanaan FGD ini menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, KOPERTAIS, dan PTKIS. Dengan pendekatan partisipatif dan berbasis diskusi kebijakan, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

Baca Selengkapnya

20 Januari 2026

Kepala Prodi Hukum Ekonomi Syariah IAIDU Asahan Audiensi ke Bank Syariah Nasional: Perkuat Praktik Perbankan Syariah dan Literasi Keuangan

Asahan, 19 Januari 2026 — Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Daar Al-Uluum (IAIDU) Asahan melaksanakan audiensi ke Bank Syariah Nasional bersama mahasiswa dalam rangka penguatan praktik perbankan syariah dan peningkatan literasi keuangan Islam. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan menjembatani teori akademik dengan realitas dunia kerja di sektor perbankan syariah.

Audiensi tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dengan pendampingan langsung Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Adnan Buyung Nasution, S.H.I, M.H.I, serta dosen pengampu mata kuliah Sistem Transaksi dan Keuangan Islam Januardin, M.E.I. Kunjungan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai operasional lembaga keuangan syariah, produk dan layanan perbankan syariah

Baca Selengkapnya

20 Januari 2026

IAIDU Asahan Gelar Pembinaan Soft Skill Mahasiswa melalui Program KIP Kuliah

Asahan — 14 Januari 2026, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Soft Skill Mahasiswa sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa, khususnya penerima manfaat KIP Kuliah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen IAIDU Asahan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan non-akademik yang mumpuni. Pembinaan soft skill ini menitikberatkan pada penguatan karakter, kepemimpinan, komunikasi efektif, kerja sama tim, serta etika dan tanggung jawab sosial mahasiswa.

Selain pemaparan materi, kegiatan pembinaan juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi motivasi yang mendorong mahasiswa untuk aktif, kritis, dan inovatif. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membangun pola pikir positif dan semangat berprestasi.

Melalui Program KIP Kuliah, IAIDU Asahan terus berupaya memberikan pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan bagi mahasiswa, tidak hanya dalam aspek bantuan pendidikan, tetapi juga dalam penguatan karakter dan keterampilan hidup. Kegiatan Pembinaan Soft Skill ini diharapkan mampu melahirkan lulusan IAIDU Asahan yang kompeten, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan umat.

Baca Selengkapnya

20 Januari 2026

Perkuat Ekosistem Publikasi Ilmiah, BPPM IAIDU Asahan Ikuti Pelatihan Pengelolaan Jurnal Kopertais IX Sumut

Kisaran, Jumat (9/1/2026) — Dalam rangka memperkuat ekosistem publikasi ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing nasional, Badan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BPPM) Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan mengikuti Pelatihan Pengelolaan Jurnal Ilmiah yang diselenggarakan oleh Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah IX Sumatera Utara secara daring.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, pukul 08.30 WIB hingga selesai melalui platform Zoom Meeting tersebut diikuti oleh pengelola jurnal dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Wilayah IX Sumatera Utara, sebagai bagian dari agenda strategis peningkatan mutu tata kelola jurnal ilmiah PTKIS di bawah binaan Kementerian Agama RI.

Pelatihan ini menghadirkan Dr. Mhd. Furqon, M.Comp.Sc. sebagai narasumber utama, dengan koordinasi langsung oleh Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., selaku Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara. Materi pelatihan dirancang komprehensif, tidak hanya menekankan aspek teknis pengelolaan jurnal, tetapi juga membangun pemahaman strategis mengenai posisi jurnal ilmiah dalam ekosistem riset nasional dan global.

Dalam sesi tanya jawab, Dr. Furqon menegaskan bahwa selain keberlanjutan terbitan, tampilan dan profesionalisme laman jurnal, konsistensi gaya selingkung, serta pengalaman pengguna (user experience) menjadi faktor kualitatif yang sangat diperhatikan oleh asesor akreditasi. Bahkan, manajemen dan visual jurnal yang baik dinilai memiliki nilai strategis dan ekonomis yang tinggi dalam ekosistem publikasi ilmiah modern.

Keikutsertaan BPPM IAIDU Asahan dalam pelatihan ini mencerminkan komitmen institusional untuk memperkuat tata kelola jurnal ilmiah secara sistemik, meningkatkan kapasitas tim editor, serta mendorong jurnal-jurnal yang dikelola agar mampu memenuhi standar nasional dan berorientasi pada reputasi internasional. Langkah tersebut sejalan dengan strategi jangka panjang IAIDU Asahan dalam membangun budaya riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.

Baca Selengkapnya

20 Januari 2026

IAIDU Asahan Gelar Pelatihan Pendampingan Psikososial bagi Relawan Bencana Banjir Sumatera dan Aceh

Asahan – 10 Januari 2026, Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan menggelar Pelatihan Pendampingan Psikososial bagi relawan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap korban bencana banjir di wilayah Sumatera dan Aceh.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor IAIDU ASAHAN, Umi Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., Dekan Fakultas Tarbiyah Buya Dr. H. Zainal Abidin, M.M, dan Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah Buya Dr. Sutrisno, S.Ag., M.Pd.I., Ketua Prodi PAI S2 Buya Dr. Aswan, S.Ag., M.M. dan Ketua Crisis Centre Fakultas Tarbiyah IAIDU ASAHAN Buya Syahrizal, S.Psi., M.Psi.

Pelatihan ini diikuti oleh relawan IAIDU Asahan, yang terdiri dari mahasiswa dan unsur civitas akademika, dengan tujuan membekali peserta kemampuan dasar dalam melakukan pendampingan psikososial kepada korban bencana, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan IAIDU Asahan, sebagai upaya memperkuat peran kampus dalam pengabdian kepada masyarakat serta respon kemanusiaan terhadap bencana alam yang kerap melanda wilayah Sumatera dan Aceh.

Pelatihan ini menghadirkan materi seputar pemulihan trauma, komunikasi empatik, serta teknik pendampingan psikososial pascabencana, yang disampaikan oleh pemateri berkompeten di bidang kebencanaan dan sosial kemasyarakatan.

Menurut panitia pelaksana, pelatihan ini penting dilakukan untuk meningkatkan kesiapan relawan IAIDU Asahan agar mampu memberikan pendampingan yang tepat, manusiawi, dan berkelanjutan kepada masyarakat terdampak banjir.

Melalui pelatihan ini, IAIDU Asahan berharap para relawan tidak hanya hadir secara fisik di lokasi bencana, tetapi juga mampu memberikan dukungan psikologis dan sosial yang dibutuhkan korban dalam proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya

20 Januari 2026

Mahasiswi Fakultas Syariah IAIDU Asahan Raih Penghargaan Duta Hijab Nusantara

Asahan, 9 Desember 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswi Fakultas Syariah Institut Agama Islam Daar Al-Uluum (IAIDU) Asahan.

Nur Rizki Ramadani, mahasiswi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, berhasil meraih penghargaan Duta Hijab Nusantara, sebuah ajang yang menitikberatkan pada nilai kepribadian, intelektualitas, serta peran aktif muslimah dalam dakwah dan pengabdian sosial.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan Nur Rizki Ramadani dalam menyelesaikan seluruh rangkaian tugas dan tanggung jawab sebagai Duta Hijab Nusantara dengan penuh komitmen dan integritas. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya Certificate of Achievement yang ditandatangani langsung oleh Neisya, selaku Founder Duta Hijab Nusantara (DHN).

Dekan Fakultas Syariah IAIDU Asahan, Dr. H. Syahrul, M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih mahasiswinya tersebut. Menurutnya, prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi mahasiswa, tetapi juga membawa nama baik Fakultas Syariah dan institusi secara keseluruhan.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah IAIDU Asahan mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai keislaman dan sosial di tengah masyarakat,” ujar Dr. Syahrul.

Senada dengan itu, Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah juga memberikan dukungan penuh dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam ranah akademik maupun nonakademik, sejalan dengan nilai-nilai syariah.
Keberhasilan Nur Rizki Ramadani sebagai Duta Hijab Nusantara mencerminkan komitmen IAIDU Asahan dalam mencetak generasi muslimah yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta mampu menjadi agen perubahan positif di masyarakat. Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat peran mahasiswa Fakultas Syariah dalam mengintegrasikan nilai keilmuan, keislaman, dan kontribusi sosial secara nyata.

Baca Selengkapnya